Saat motor induksi distart arusnya sangat besar, namun setelah distart arusnya lambat laun akan berkurang.Apa alasannya?

MOTOR AC 110V 220V 380V

Ada dua alasan utama:

1. Terutama dari aspek rotor: ketika motor induksi dalam keadaan berhenti, dari sudut pandang elektromagnetik, seperti halnya transformator, belitan stator motor yang terhubung ke sisi catu daya setara dengan belitan primer motor transformator, dan belitan rotor pada rangkaian tertutup setara dengan belitan sekunder transformator yang dihubung pendek.Tidak ada sambungan listrik antara belitan stator dan belitan rotor, melainkan hanya sambungan magnetis.Fluks magnet membentuk lingkaran tertutup melalui stator, celah udara, dan inti rotor.Ketika rotor dihidupkan karena inersia, medan magnet yang berputar memotong belitan rotor pada kecepatan potong maksimum (kecepatan sinkron), menyebabkan belitan rotor menginduksi gaya gerak listrik sebesar mungkin.Oleh karena itu, arus besar mengalir dalam konduktor rotor, yang menghasilkan energi magnet untuk mengimbangi medan magnet stator, seperti halnya fluks magnet sekunder transformator akan mengimbangi fluks magnet primer.

Untuk mempertahankan fluks magnet asli yang sesuai dengan tegangan catu daya pada saat itu, stator secara otomatis meningkatkan arus.Pada saat ini arus rotor sangat besar, sehingga arus stator juga meningkat pesat, bahkan hingga 4~7 kali lipat dari arus pengenal, yang menjadi penyebab arus start yang besar.

Dengan meningkatnya kecepatan motor, kecepatan medan magnet stator memotong konduktor rotor berkurang, gaya gerak listrik induksi pada konduktor rotor berkurang, dan arus pada konduktor rotor juga berkurang.Oleh karena itu, bagian arus stator yang digunakan untuk menangkal pengaruh fluks magnet yang dihasilkan arus rotor juga berkurang, sehingga arus stator berubah dari besar ke kecil hingga normal.

2. Terutama dari aspek stator: Menurut hukum Ohm, ketika tegangannya sama, semakin kecil nilai impedansinya, semakin besar arusnya.Pada saat motor dinyalakan, impedansi pada rangkaian arus hanyalah hambatan belitan stator yang umumnya terbuat dari bahan penghantar tembaga, sehingga nilai hambatannya sangat kecil, sebaliknya arusnya akan sangat besar.

Selama proses pengasutan, akibat pengaruh induksi magnet, nilai reaktansi pada rangkaian meningkat secara bertahap, sehingga nilai arus secara alami menurun secara perlahan hingga menjadi stabil.


Waktu posting: 28 Oktober 2022